Jadikan Hunian Lebih Asri dan Hemat Energi dengan Innercourt Rumah

Innercourt Rumah

Innercourt Rumah – Pernakah Anda melihat taman di dalam rumah? Apa yang ada rasakan ketika melihatnya? Taman dalam rumah atau innercourt saat ini banyak diterapkan pada bangunan modern. Alasannya tentu memberikan nuansa sejuk, asri dan relaksasi untuk penghuni rumah.

Penerapan innercourt rumah juga menjadi desain interior menarik dan solusi hemat energi. Adannya innercourt bisa jadi sumber cahaya alami yang menerangi isi rumah ketika siang hari. Anda pun tak perlu banyak menggunakan AC karena innercourt bisa difungsikan sebagai ventilasi yang mendinginkan udara panas.

Saat ini banyak sekali desain model innercourt rumah. Ada yang hanya sekedar membuat taman terbuka, melengkapinya dengan kolam ikan hingga menjadikan innercourt sebagai penghubung antar ruangan. Baik hunian kecil maupun besar dapat menerapkan innercourt. Jika Anda ingin membuatnya ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar innercourt tampil maksimal. Berikut tips membuat innercourt rumah :

Buat Gambaran Desain dan Tata Letaknya

Sebelum membuatnya sangat baik jika Anda mendiskusikan konsep innercourt rumah bersama desainer. Buatlah gambaran model, fungsi dan perhitungkan dengan matang dimana posisinya. Innercourt biasanya diterapkan di belakang rumah atau di tengah bangunan. Hal ini juga mempermudah desainer untuk segera merealisasikan taman dalam rumah impian Anda.

Hindari Terlalu Banyak Pohon

Ummumnya innercourt rumah didominasi hardscape seperti stepping stone, batu dan sebagainya. Serta softscape berupa tanaman hias, semak dan perdu. Untuk mempercantik bisa mencoba menambahkan pohon. Namun pastikan jumlahnya tak terlalu banyak agar rumah terasa lapang.

Dekorasi dan Pemilihan Material

Sesuaikan konsep innercourt rumah dengan material yang digunakan. Jangan asal memasang material jika ingin hasil menawan. Jika ingin membuat taman kering, Anda dapat menggunakan bebatuan kecil untuk alas. Pilihlah batu yang tak mudah berlumut. Selain mengurangi keindahan batu berlumut juga menciptakan udara lembab yang kurang baik untuk kesehatan.

Selain itu, hindari menggunakan material licin. Innercourt merupakan ruang terbuka yang diterpa panas dan hujan. Keadaan basah bisa membuat material innercourt jadi licin dan ini tentu berbahaya untuk keselamatan penghuninya.

Pertimbangan Soal Atap

Anda bisa memilih innercourt tanpa atap atau dengan atap. Tentu dengan mempertimbangkan sisi plus minus-nya. Jika menggunakan atap masih ada beberapa pilihan alternatif. Yakni memakai atap transparan agar cahaya bisa masuk, atap dari tanaman gantung dan sebagainya. Pemilihan atap transparan perlu dicermati karena ada beberapa jenis yang justru mengumpulkan panas.

Meski beratap setidaknya biarkan sebagian wilayah untuk tetap terbuka agar udara sejuk dapat masuk. Kemudian, bila memilih innercourt tanpa atap buatlah perhitungan matang bagaimana matahari dan air bisa masuk. Ini untuk mengantisipasi agar air hujan tidak membasahi rumah dan cahaya tak terlalu terang.

Penerapan Kolam atau Air Mancur

Keberadaan air mancur atau kolam di innercourt dapat mempercantik penampilannya. Namun, Anda harus mempertimbangkan soal perawatannya. Innercourt rumah dengan air mancur atau kolam cenderung membutuhkan perhatian lebih dan cukup ribet dirawat. Bila air mancur atau kolam tak dirawat justru jadi sarang penyakit dan tampak buruk. Misalnya banyak nyamuk dan berlumut.

Lampu Penerangan

Ketika malam taman bisa dipercantik dengan lampu yang didekorasi semenarik mungkin. Sangat disarankan untuk menggunakan jenis lampu LED. Alasannya lampu LED tidak merusak taman karena tak menghantarkan panas berlebih. Lampu LED juga lebih hemat energi ketimbang jenis lainnya.

Ada banyak model innercourt rumah yang bisa diterapkan. Referensinya bisa didapat dengan mudah via internet. Jika Anda sudah memiliki gambaran, menemukan desainer dan memperhatikan hal di atas, tunggu apa lagi. Bersiaplah membuat innercourt di rumah Anda.

Facebook Comments
309 queries in 1.920 seconds.