8 KEUNTUNGAN BERINVESTASI PROPERTI DI KOTA BUKITTINGGI

keuntungan berinvestasi properti

Kota Bukittinggi mempunyai karakteristrik perekonomian sedikit berbeda dengan kabupaten atau kota lainnya di Provinsi Sumatera Barat.  Walaupun luas daerahnya relative kecil, namun Kota Bukittinggi cukup dikenal dan diminati tidak saja oleh wisatawan domestik tetapi juga wisatawan Mancanegara.  Sesuai dengan visi pembangunan Kota Bukittinggi yaitu “terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi unggulan daerah, yang dijiwai oleh agama dan adat, syarak mangato adaik mamakal”.

Topografi Kota Bukittinggi yang berbukit dan berhawa sejuk membuat daerah ini sangat cocok dijadikan tempat untuk beristirahat dan bersantai.  Potensi pariwisata alam di Kota Bukittinggi juga sangat besar, telah dikenal hingga mancanegara terbukti dari semakin naiknya angka kunjungan wisatawan mancanegara di Bukittinggi dari tahun ke tahun.  Pengembangan bandara Minangkabau sebagai bandara internasional turut menyumbang kenaikan jumlah wisatawan dari mancanegara.

Bahkan Kota Bukittinggi menjadi salah satu kota yang dipilih Provinsi Sumatera Barat untuk mengembangkan wisata konvensi atau MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition).  Konsep wisata MICE diklaim menjanjikan kenaikan pendapatan daerah, meningkatkan citra Kota Bukittinggi sebagai kota yang aman, memacu investasi, dan membuka lapangan kerja.  Peluang ini disatu sisi menguntungkan bagi gerak perekonomian daerah, namun disisi yang lain bisa memicu arus urbanisasi yang berdampak pada semakin bertambahnya jumlah penduduk.

Sejalan dengan perkembangan ekonomi Kota Bukittinggi dan bertambahnya jumlah penduduk secara otomatis akan meningkatkan permintaan masyarakat akan suatu lahan untuk menampung kegiatan ekonomi.  Hal ini dengan sendirinya akan mengairahnya laju investasi sektor properti di Kota Bukittinggi dan bisa mendatangkan berbagai keuntungan jangka pendek dan panjang.  Ada 8 keuntungan yang bisa didapatkan dengan berinvestasi properti yang
dirangkum dari berbagai sumber.

  1. Peningkatan nilai tanah.  Daerah yang terus berkembang dan memiliki potensi sumber daya alam yang kaya merupakan daya tarik yang besar bagi pencari kerja.  Kondisi ini menyebabkan jumlah penduduk bertambah namun jumlah tanah tidak bertambah membuat harga tanah akan terus merangkak naik.
  2. Nilai tambah.  Nilai tambah investasi properti diperoleh akibat pengembangan bangunan di atas sebidang lahan kosong.  Nilainya akan semakin meninggi ketika beberapa tahun kemudian daerah tersebut berkembang menjadi berada di lokasi strategis dengan akses serta fasilitas infrastruktur yang semakin lengkap.
  3. Peningkatan pendapatan tahunan.  Dari hanya sebidang tanah kemudian dibangun rumah atau ruko di atasnya, secara otomatis pemilik tanah akan menerima sewa atau pendapatan tambahan.  Belum lagi jika ekonomi terus bertumbuh, secara otomatis kebutuhan tanah atau tempat untuk komersial akan bertambah dan secara otomatis harga sewa akan meningkat.
  4. Investasi jangka panjang.   Dibandingkan dengan bentuk investasi yang lain, investasi properti mempunyai karakter tahan lama, bahkan seiring dengan kemajuan di daerah tersebut selisih antara harga beli dan harga jual dalam jangka waktu tertentu akan semakin berlipat-lipat.
  5. Proteksi terhadap inflasi.  Umumnya investasi dalam bentuk properti tidak akan turun seperti nilai mata uang yang bisa saja tergerus inflasi.  Hal ini disebabkan properti memiliki sifat kelangkaan yang membuat nilai investasinya terus meningkat dari waktu ke waktu.
  6. Agunan yang baik.  Properti merupakan agunan atau jaminan yang paling solid, karena prospek serta nilainya yang terus bertambah.
  7. Resiko yang relatif kecil. Pada dasarnya tidak ada investasi yang tidak memiliki resiko, namun investasi properti bisa dibilang lebih aman karena kendali berada ditangan kita sepenuhnya.  Namun keuntungan ini juga tidak mengabaikan kemungkinan yang terjadi seperti bangunan yang rusak, penyewa yang terlambat membayar uang sewa, dan biaya perawatan lainnya.
  8. Kebanggaan kepemilikan. Dibandingkan jenis investasi yang lain, investasi dalam bentuk kepemilikan properti menimbulkan rasa bangga dan menaikkan status sosial yang pemilik.  Bahkan dalam masyarakat tradisional, memiliki properti dalam jumlah yang banyak identik dengan sebutan orang kaya.

Kota Bukittinggi termasuk dalam 10 besar kota dengan perkembangan dan pertumbuhan terpesat di Indonesia karena mampu memaksimalkan potensi yang dimilikinya, yaitu pariwisata, perdagangan dan jasa serta sumber daya manusia yang berkualitas.  Potensi wisata MICE yang tumbuh dengan pesat merupakan peluang semakin lebarnya pintu investasi properti di Kota Bukittinggi di masa depan.

Facebook Comments
311 queries in 2.113 seconds.